Kodim 0104/ATIM “Serbu” Aceh Timur

Oleh
IMG-20170107-WA0032

ACEH TIMUR - Personil TNI dari 32 Koramil jajaran Kodim 0104/Atim serbu kabupaten Aceh Timur, Penyerbuan kali ini bukanlah untuk perang, namun mereka datang untuk membantu warga yang tertimpa bencana, sabtu (7/1/17).

Seperti yang kita ketahui , Wilayah Aceh Timur yang dilanda Bencana Banjir selama 3 hari pada awal januari lalu, kini kembali tertimpa bencana. Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) kabupaten Aceh Timur, hujan deras yang disertai angin puting-beliung memporak-porandakan 19 desa yang berada di 3 kecamatan wilayah Aceh Timur meliputi , kecamatan Nurussalam, Banda Alam dan Madat.

Koordinator Lapangan penanggulangan bencana alam Kecamatan Nurussalam, Kapten Inf Adi Hartono yang merupakan Danramil 12/Nrs menjelaskan bahwa terdapat 310 jiwa dari 81 Kepala Keluarga (KK) di wilayahnya yang terkena dampak dari bencana angin puting-beliung pada jum'at (6/1) sore itu,  257 jiwa diantaranya sudah diungsikan ketempat yang lebih aman, seperti meunasah dan rumah-rumah kerabat terdekat, Sementara 81 unit rumah mengalami kerusakan berupa atap rusak dan rumah roboh, terangnya.

Adapun dari 128 personil Kodim 0104/Atim yang dikerahkan, 55 diantaranya diarahkan ke Nurussalam karena di kecamatan inilah yang mengalami dampak paling parah dari dua kecamatan lainnya. Mereka bergabung dengan 30 personil dari Yonif Raider Khusus 111/Kharma Bhakti, 4 Polri dan 16 anggota BPBD/SAR kabupaten Aceh Timur. Jadi totalnya ada 105 personil yang membantu warga memperbaiki rumah-rumah yang roboh, atap yang bolong dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang, ujarnya.

Akibat bencana ini, 1 orang warga mengalami luka akibat tertimpa atap rumah bernama Sabriah (25) dan sudah diungsikan ke rumah sakit terdekat. Tadi siang, kita bersama Muspika dan BNPB kab. Atim sudah menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada perwakilan Geuchik (Kepala Desa) di kantor camat Nurussalam berupa , beras, telur, minyak goreng dan mie instan kepada para korban, tutup Danramil Nurussalam.

Komentar

Loading...