“Ketahanan Dan Bela Negara Bagi Generasi Milenial Dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan RI” Materi Kuliah Umum Pangdam IM Kepada Mahasiswa Unsyiah

Oleh

Banda Aceh - Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko Memberi Kuliah Umum kepada Mahasiswa Unsyiah Ta. 2020 di Gedung Dayan Daud. Kopelma Darusalam Unsyiah, Selasa. 11/02/20.

"Ketahanan Dan Bela Negara Bagi Generasi Milenial Dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan RI" merupakan tema Kuliah Umum Pangdam IM.

Pangdam IM Menyampaikan, ancaman  di era sekarang semakin komplek seperti kemajuan Iptek, Smart Power theat, separatisme, cyber war, terorisme, Distoris Nasionalisme, Hibrid War, wabah penyakit, bencana Alam, Konflik Horisontal/Vertikal, dan Proxy War,

Mengapa Ketahanan Bela Negara Penting Bagi Generasi Milenial ?

Hal ini menjadi penting karena, Ketahanan Nasional merupakan suatu sistem imunitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus merupakan kekuatan untuk meneruskan perjuangan dalam mencapai cita-cita.

Indonesia adalah negara besar memiliki potensi yg beragam,  memiliki luas wilayah dan besar yang tidak dimilki bangsa lain, memiliki cadangan SDA Non Hayati  yg cukup besar. Luas wilayah diurutan ke13dunia dengan cadangan  energy dilautnya sangat  besar. Jumlah penduduk yg besar berpotensi   kemudahan dalam melaksakan segala     aktifitas  bernegara ( Ideologi,  Sosial Budaya, ekonomi  system pertahanan, dll ) , ini juga merupakan Kepentingan nasional, Cita-cita nasional maupun visi nasional. Maka dari itu, kita harus tingkatkan SDM Aceh terutama Pemuda agar tidak gampang terpecah belah, tidak gampang terprofokasi oleh berita-berita hoax yang beredar di Media Sosial, Milenial  harus menjadi Pelopor perubahan yang fositif untuk masyarakat.

Kaum mellenial harus mampu ambil keputusan, memiliki rasa rendah hati, mampu menunjukkan rasa syukur secara konsisten, cari pertimbangan sebelum bertindak, prioritaskan orang lain diatas diri sendiri, mencintai bangsanya, membela bangsanya, membanggakan bangsanya. Generasi Muda harus optimis tidak boleh pesimis. Karena dengan optimis keberhasilan pasti bisa diraih. Millineal sekarang tidak angkat senjata tapi dengan prestasi sesuai kemapuan kalian bisa harumkan nama bangsa dimata dunia. "harap Pangdam.

Milenial Masa kini  jangan melupakan sejarah, "Jas Merah" Jangan lupakan sejarah, Seperti Yang Diungkapkan Presiden RI Pertama. Ir Soekarno. Kita contoh kebangkitan sejarah pemuda masa lalu, seperti Kebangkitan Nasional, oleh Dr. Soetomo, Sumpah Pemuda, mendukung Proklamasi, dan Reformasi Pemuda tahun 1998, kita ambil tauladannya,  Bela negara jaman sekarang sesuai dengan profesi masing2 sesuai bidang yang ditekuni untuk kemajuan bangsa Indonesia. Seperti meraih prestasi-prestasi Olahraga Di Mata Dunia.

Karena musuh serangan yang paling komplek adalah bukan penjajah tapi menghadapi kemajuan teknologi dan arus kemajuan Bangsa.

Turut Hadir Rektor Unsyiah Prof Dr. Samsul Rizal M. Eng , Wakil Rektor III Dr Ir. Alfiansyah yulianur BC  , wakil rektor bidang Akademik. Dr. Marwan, Staf Ahli Pangdam IM Bidang Sosial Budaya Kolonel Inf Kosasih dan Kasmin Pangdam IM Letkol Inf Dimar B.

Komentar

Loading...