JAM KOMANDAN YONIF 116/GS “PUASA BUKAN BERARTI KINERJA MENURUN”

photo_2017-06-06_10-59-32[MEULABOH] Senin (5/6/2017). Seluruh anggota Yonif 116/GS yang berada di ksatrian Elang Sakti Alue Peunyareng menerima Jam Komandan Yonif di lapangan Ksatria Yonif 116/Garda Samudra setelah pelaksanaan upacara bendera.

Dalam pelaksanaan Jam Komandan, Danyonif 116/GS Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan memberikan 3 penekanan utama yang harus diperhatikan oleh seluruh prajuritnya sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan selama ini yang telah terlaksana. Point pertama yang menjadi penekanan Danyonif 116/GS adalah terkait hasil pelaksanaan Pretest Seldik Secaba Reg untuk TA 2018. “Saya berinisiatif untuk melaksanakan pretest Seldik Secaba Reg ini adalah untuk mengetahui kemampuan kalian saat ini sehingga saya bisa mengambil langkah tepat dalam pembinaan karir kalian agar kalian semua lulus Secaba nantinya” Ungkap Danyonif 116/GS. Menurut Danyonif 116/GS Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, hasil pelaksanaan Pretest Seldik Secaba Reg ini kurang memuaskan, Danyonif 116/GS menekankan kepada anggotanya yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti Seldik Secaba Reg TA 2018. ”Kalian harus menyiapkan diri dengan melaksanakan pembinaan fisik untuk mencapai standar, walaupun sedang melaksanakan puasa di bulan ramadhan ini”.

Point kedua yang disampaikan oleh Danyonif 116/GS adalah perihal rencana pemberangkatan cuti tahunan (gelombang kedua) yang akan dilaksanakan pada sore harinya. Danyonif 116/GS mengatakan “Cuti tahunan saya berikan dengan harapan moril kalian meningkat dan siap untuk mendukung program satuan baik itu persiapan ton tangkas maupun pelaksanaan Proglatsi”, Pesan Danyonif 116/GS kepada prajuritnya yang akan melaksanakan cuti tahunan (gelombang kedua) agar tetap menjaga nama baik satuan, menjaga kebanggaan dan menjaga faktor keamanan. “Jaga kebanggaan kalian sebagai prajurit Garda Samudra dimanapun kalian berada, kemudian jaga faktor keamanan selama pelakanaan cuti dan sampaikan salam hormat saya kepada segenap handai taulan kalian dirumah” Imbuh Danyonif 116/GS Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan.

Adapun point ketiga yang disampaikan oleh Danyonif 116/GS adalah terkait kinerja prajurit selama bulan puasa. Danyonif 116/GS berharap walaupun dalam kondisi puasa kinerja setiap prajurit tetap “semangat 55”. Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan juga menyampaikan tentang kecenderungan bahwa pada saat bulan puasa kinerja prajurit menurun, cenderung diam dan bermalas malasan padahal kegiatan latihan yang dilaksanakan sudah banyak berkurang. “Puasa bukan berarti kinerja menurun, memang diam dan tidur dalam puasa itu ibadah, namun bergiat dengan niat ibadah itu jauh lebih berpahala, berlatih itu ibadah, bekerja sebagai prajurit itu juga ibadah” Ungkapnya.  Sumber : AK