logo
logo
Selamat Datang di Website Resmi Kodam Iskandar Muda

TNI AD, Komponen Utama Kekuatan Pertahanan Negara yang ada di Darat

dsc_7632

Meulaboh, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat adalah, komponen utama kekuatan pertahanan negara di darat bersama dengan komponen kekuatan pertahanan lainnya. Maka dari itu, kita harus dapat memberdayakan dan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar kita, sehingga kedepannya, kita selalu siap untuk  memobilisasi dan digunakan demi termewujudnya kesemestaan dalam menghadapi setiap ancaman dan gangguan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Danrem 012/TU Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos, yang diwakili Kasipers 012/TU Letkol Caj M. Aponno, S, Th M.M, dihadapan para peserta yang hadir di aula di Aula Makorem 012/TU, pada saat kegiatan Sosialisasi Pembinaan Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Pertahanan Darat (RTRW Hanrat)  yang di gelar Komando Resort Militer 012/Teuku Umar. Kamis  (13/10/2016).

Kasipers menyebutkan melalui Pembinaan RTRW Hanrat, kita tingkatkan sinergitas wilhanrat dengan RTRW Pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan keserasian, keselarasan dan keterpaduan dalam pembangunan kepentingan kesejahteraan dan pertahanan negara.

“Pemberdayaan wilayah negara ini, haruslah dilaksanakan dengan cara mempersiapkan wilayah serta mengatur pembangunan dari sedini mungkin, apabila tiba saatnya dibutuhkan, maka kondisi di wilayah telah siap, untuk penyelenggaraan pertahanan negara akan dapat terdukung pastinya,” sambungnya.

Sementara sebagai pemateri Kasiter 012/TU Letkol Inf A. Malik Efendi, S.Ag, M.M menyampaikan, perlunya sosialisasi dan penyusunan RTRW Hanrat ini, sangatlah penting dan memiliki tujuan yaitu, menyamakan persepsi tentang penyusunan RTRW yang berkaitan dengan fungsi dari pertahanan.

Dimana lanjutnya, selama ini penyusunan RTRW Hanrat oleh Satuan kordinator wilayah, umumnya, sudah berpedoman pada buku panduan yang ada. “Sementara itu, belum terdapat adanya keseragaman dalam bentuk format maupun esensi isi didalamnya, sehingga implementasinya juga belum terintegrasi secara baik dengan tata ruang wilayah yang ada berdasarkan apa yang sudah di buat oleh pemerintah daerah,” paparnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan

Selanjutnya, Danrem dalam amanatnya mengharapkan, melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta akan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama secara mendalam tentang berbagai hal yang berkaitan dengan penyusunan RTRW Hanrat di wilayahnya masing–masing, sehingga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, dapat disesuaikan dengan apa yang di harapkan oleh Komando atas yang selaras dengan kondisi di daerah, namun tetap memperhatikan dan menjalin komunikasi dan koordinasi antara RTRW Provinsi dan kabupaten/kota.

Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos, kepada para peserta sosialisasi mengharapkan, dapat mengikuti kegiatan ini dengan sepenuh hati dan dapat memperhatikan seluruh materi yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

Kalau perlu, lanjut Djaka, tanyakan dan diskusikan jika ada hal-hal yang tidak dimengerti atau belum dipahami secara jelas.”Sehingga tiba gilirannya, para peserta akan benar-benar memahami berbagai hal yang berkaitan dengan penyusunan RTRW Hanrat,”pintanya.

Maka kedepan nanti, para peserta akan lebih memahami berbagai macam hal yang ada didaerahnya, baik itu menyangkut tentang jenis tanah, bencana alam, curah hujan, pulau-pulau di wilayah, daerah tempur, daerah belakang, daerah pangkal perlawanan, maupun jumlah Koramil dan Kecamatan serta luas daerah dapat di pahami dan kuasai.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, para Kasi dan Pasi Korem 012/TU, Pasiter dan Bintara Kodim jajaran Korem 012/TU serta para perwakilan dari BKPRD kabupaten/kota di wilayah Korem 012/Teuku Umar.