Hari Ke-2 Pasca Banjir, Akibat Jebolnya Tanggul Penahan Air Sungai di Wilayah Agara

Kutacane – Perkembangan Situasi dan kondisi terakhir dini hari dilokasi bencana banjir akibat jebolnya tanggul penahan air sungai lawe tuban di Kec. Bambel Kab. Agara yang menggenangi 4 desa, jajaran Kodim 0108/Agara mengerahkan personel untuk melaksanakan pembersihan banyaknya sampah dan lumpur yang masuk ke rumah warga dan fasilitas umum lainnya akibat banjir tersebut. Selasa (5/12).

Desa terkena musibah banjir diantaranya, Desa Pinding, Desa Kuning 1, Desa Rikit Paluh dan Desa Kota Buluh , hal ini Kodim 0108/Agara bersama warga melakukan gotong royong pembersihan alokasi yang terkena bencana.

Dandim 0108/Agara Letkol Kav Joni Hariadi, S.E, M.T.opsla mengatakan, “selama sudah beberapa hari ini, jajaran Kodim 0108/Agara sudah melakukan kesiapan tanggap darurat bencana, dikarenakan terlihat intensitas curah hujan sangat tinggi di wilayah Kab. Agara sehingga personel harus disiagakan dengan kekuatan personel 1 peleton untuk siap digerakkan sewaktu masyarakat butuhkan TNI,”.

Kejadian akibat  banjir di wilayah Kecamatan Bambel Kab. Agara yang menggenangi 4 desa, atas kerugian materil diantaranya rumah rusak ringan di 4 Desa Kec. Bambel sebanyak 457 unit, Fasilitas umum dari Sekolah SDN mengalami rusak ringan sebanyak 2 unit, pondok pesantren mengalami rusak ringan sebanyak 1 unit, Masjid mengalami rusak ringan sebanyak 3 unit, pasar tradisional mengalami rusak ringan sebanyak 1 unit. ujarnya.

Instansi yang dilibatkan untuk membantu masyarakat korban banjir diantaranya, personil Kodim 0108/Agara berjumlah 60 orang, personil Polres Kab. Agara sebanyak 85 orang, Personil Kipan A/Lawe sigala berjumlah 22 orang, Personil BNPB dan Damkar Kab. Agara berjumlah 76 org, Personil Satpol PP Kab. Agara berjumlah 30 orang, Personil TIM SAR Kab. Agara berjumlah 6 orang, Seluruh kepala Desa Kec. Bambel, Toga,Tomas, Todat dan masayarakat Kec. Bambel.