Lhoksukon – Anggota Brigif 25/Siwah menghadiri undangan kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Matang Raya, Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa (20/11/2018).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan selama 3 bulan di tiap gampong secara bergilir ini merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Aceh Utara pada setiap tahunnya dengan mengundang semua masyarakat yang ada di wilayah tersebut.
Acara tersebut diisi dengan ceramah ketauladanan dan kisah Rasulullah SAW yang menjadi puncak peringatan maulid dilanjutkan kenduri dengan saling bertukar makanan, zikir menambah nilai religius, serta memberikan santunan kepada anak yatim sebagai wujud kebersamaan dan kekeluargaan bersama warga.
Warga berbondong-bondong menghadiri acara tersebut dengan membawa berbagai kuliner makanan khas Aceh untuk didoakan bersama kemudian makanan yang dibawa warga maupun yang disediakan oleh panitia tersebut disantap bersama-sama.
Disana terlihat rasa kebersamaan dan kekeluargaan pada masyarakat Aceh, dimana semua orang duduk bersama tanpa adannya batasan, yang ada hanyalah satu keluarga yang saling memberi, menyantuni dan mengayomi sesama warga.
Danbrigif 25/Siwah mengatakan Acara peringatan dan kenduri Maulid Nabi di Bumi Serambi Mekah menjadi salah satu identitas masyarakat Aceh yang tidak lekang oleh waktu, yang mungkin tidak ditemui di wilayah-wilayah lain.
“Dengan adanya acara ini akan tercipta kedamaian, ketenangan dan kenyamanan untuk semua kalangan Masyarakat di Aceh Utara”. Tutup Danbrigif 25/Siwah.




