TEKAN ANGKA RANTAI PENULARAN COVID 19, PERSONEL KODIM 0110 ABDYA GELAR OPERASI YUSTISI

 

ABDYA – Operasi Yustisi dalam rangka penegakan disiplin Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona hingga saat ini masih terus dilakukan.

Seperti yang dilakukan oleh Personel gabungan Kodim 0110/Abdya, Polri, Satpol PP, Tim Kesehatan melakukan kegiatan Operasi Yustisi penegakan disiplin Protokol Kesehatan yang bertempat di jalan utama lintas Blangpidie – Meulaboh, Desa Pante Perak, Kecamatan Susoh, Juma’t (8/1/2021)

Operasi yustisi yang dilakukan tersebut selain melakukan sosialisasi dan edukasi, juga melakukan penegakan disiplin khususnya pada saat melakukan aktifitas diluar rumah serta sebagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona

Kapten Inf Fajar Setyawan (Pasi Intel) yang ikut hadir pada kegiatan tersebut mengatakan,” Kita harus mengetahui bersama bahwa hingga saat ini Virus tersebut masih ada, sehingga kita diwajibkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam penggunaan Masker khususnya pada saat melaksanakan aktivitas diluar rumah.

Pada kegiatan yang dilakukan ini masih banyak kami menemukan masyarakat yang terjaring karena tidak menggunakan masker sehingga perlu untuk diingatkan serta memberikan berupa sanksi.

Mereka yang terjaring operasi yustisi melanggar prokes dengan tidak memakai masker ketika di luar rumah langsung diberikan tindakan sanksi teguran peringatan lisan dan tertulis dan ada pelanggar yang dikenakan sanksi push up dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan Surat-Surat pendek.

Lanjunya mengatakan, Perlu diingat pemberian berupa sanksi terhadap warga pelanggar prokes tidak ada unsur untuk mempermalukan dan maksud lain, agar mereka lebih patuh dan mengerti akan bahaya Covid-19 bagi kesehatan yang setiap saat selalu mengintai

Untuk itu melalui kegiatan ini kami mengajak semua lembaga serta elemen masyarakat mari bersama-sama kita bergandengan tangan melakukan pencegahan penyebaran Virus ini, virus Corona itu nyata ada dan saat ini penyebarannya makin meningkat hingga dengan resiko menyebabkan kematian,” Kata Pasi Intel