Banda Aceh – Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM) Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, M.A., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Produk Administrasi dan Pertanggungjawaban Keuangan Optimasi Lahan (Oplah) Tahun Anggaran 2024 yang diselenggarakan oleh Tim Bimtek Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Kegiatan ini berlangsung di Aula Mako Zidam IM, Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, pada Rabu (11/12/2024), dan diikuti oleh Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) dari jajaran Korem 011/Lilawangsa dan Korem 012/Teuku Umar Kodam IM.
Bimtek ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Desember 2024. Dipimpin oleh Kolonel Infanteri Alexsius Ngurah Adnjana, P. SC., M. Han., M. S.S.S.D., NDC., selaku Ketua Tim Bimtek Mabesad, kegiatan ini bertujuan meningkatkan validitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam produk administrasi serta pertanggungjawaban keuangan optimasi lahan. Hal ini diharapkan dapat diimplementasikan secara efektif di satuan jajaran Kodam IM, khususnya Korem 011/LW dan Korem 012/TU.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto menyampaikan apresiasi kepada Tim Mabesad atas inisiatif dan dukungannya dalam menyelenggarakan Bimtek ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan keuangan di lingkungan TNI AD, terutama dalam program optimasi lahan.
“Akuntabilitas dan transparansi adalah fondasi utama dalam pengelolaan anggaran negara, terutama pada program strategis yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan Bimtek ini untuk meningkatkan kompetensi teknis, sehingga implementasi program di lapangan berjalan lebih efektif dan sesuai aturan,” ungkapnya.
Brigjen Yudi juga menyoroti pentingnya sinergi antar satuan dan kerja sama dengan masyarakat untuk memastikan keberhasilan program optimasi lahan yang berkontribusi langsung pada ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Tim Mabesad, Kolonel Inf Alexsius Ngurah Adnjana, menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas lahan tetapi juga memastikan seluruh aspek administrasi dan keuangan dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia memberikan arahan teknis dan menekankan pentingnya sinergi antara satuan TNI dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan program ini.
“Kami berharap hasil Bimtek ini dapat segera diterapkan untuk mendukung pencapaian tujuan strategis TNI AD, khususnya di sektor ketahanan pangan,” ujar Kolonel Alexsius.
Acara ini turut dihadiri oleh Letkol Inf Tri Joko Purnomo (Sekretaris Tim), Kolonel Arh Wirawan Yanuartono, S.Sos., M.Sos. (Anggota Tim), Kolonel Inf Asep Akhmad Hidayat, S.I.P. (Anggota Tim), serta para Dandim jajaran Korem 011 dan 012, termasuk Kadistan dari berbagai daerah di wilayah Aceh.
Melalui pembekalan ini, TNI AD berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui optimalisasi lahan sebagai salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.




