“TNI dan BNPB evakuasi korban meninggal Banjir Aceh”

 

Kutacane, Aceh Tenggara — Upaya pencarian korban terdampak banjir dan arus deras Sungai Kali Alas kembali membuahkan hasil. Tim gabungan dari TNI, Polri, SAR, dan BPBD Aceh Tenggara menemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki, yang diduga hanyut terbawa arus banjir di wilayah Desa Kuta Pasir, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin (1/12/2025).

Danramil 0108-03/Badar, Kapten Inf Sulaiman, melalui Batuud Pelda Zaluku menjelaskan kronologis penemuan jenazah tersebut. Pada pukul 13.30 WIB, seorang saksi bernama Alsa Selian, warga setempat, sedang menuju area sungai untuk mengambil kayu bakar. Saat berada di pinggiran Sungai Kali Alas, saksi melihat sesosok tubuh manusia yang tertimbun tumpukan kayu dan material hanyut lainnya.

“Melihat adanya tubuh manusia yang tersangkut di antara tumpukan kayu, saksi kemudian memastikan lebih dekat dan ternyata benar merupakan sesosok mayat laki-laki yang diduga korban hanyut akibat banjir beberapa hari terakhir,” ujar Pelda Zaluku.

Setelah memastikan temuannya, Alsa Selian segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Kuta Pasir. Laporan kemudian diteruskan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Badar untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan yang diterima, wilayah Kecamatan Badar dalam empat hari terakhir diguyur hujan deras tanpa henti, menyebabkan debit air Sungai Kali Alas meningkat tajam dan memicu arus kuat yang berpotensi menyeret apa saja yang berada di alur sungai tersebut.

Pada pukul 14.30 WIB, personel Koramil 0108-03/Badar bersama Polsek Badar tiba di lokasi kejadian. Dengan dibantu tim gabungan lainnya, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi medan yang licin dan dipenuhi material banjir. Jenazah kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD H. Sahudin Kutacane.

Hingga saat ini, identitas jenazah belum diketahui. Pihak rumah sakit bersama aparat terkait tengah melakukan proses identifikasi untuk mengetahui siapa korban serta memastikan apakah terdapat hubungan dengan laporan orang hilang akibat banjir yang terjadi sebelumnya.

Aparat TNI, Polri, SAR, dan BPBD terus melakukan pemantauan serta patroli di sepanjang aliran Sungai Kali Alas guna mengantisipasi kemungkinan ditemukannya korban lain akibat bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tenggara.