Tim Gulbencal TNI Kodim 0102/Pidie dan Armed 17/RC Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Area Jalan Lhoknga

Pidie Jaya — Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama prajurit Yon Armed 17/RC melaksanakan pembersihan lumpur sisa banjir di area Jalan Lhoknga dan kompleks Asrama PLN, Desa Lhoknga Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (13/12/2024).

 

Pasca banjir, material lumpur tebal dan lengket, potongan kayu, ranting, sampah, serta perabotan rumah tangga menutupi badan jalan dan lingkungan sekitar. Kondisi tersebut sempat menghambat mobilitas warga dan akses menuju fasilitas umum serta tempat ibadah. Kehadiran TNI di lokasi diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses jalan yang menjadi jalur penting aktivitas masyarakat.

 

Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan ratusan personel TNI untuk membantu penanggulangan bencana alam di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Pidie. Personel tersebut berasal dari Kodim 0102/Pidie, Yon Armed 17/RC, serta Yonif TP 857/GG.

 

“Pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca banjir, khususnya membuka kembali akses jalan yang tertutup lumpur. Ini juga sesuai dengan arahan Pangdam Iskandar Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.IP, agar seluruh parajurit TNI jajaran Kodam Iskandar Muda berperan aktif dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh,” ujar Letkol Abdul Hadi.

 

Menurutnya, keterlibatan TNI tidak hanya terbatas pada fase tanggap darurat, tetapi juga berlanjut hingga tahap rehabilitasi dan pemulihan lingkungan. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dalam waktu yang lebih cepat.

 

Selain pembersihan jalan, Kodim 0102/Pidie juga terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam penanganan bencana. Sinergi tersebut meliputi evakuasi korban, distribusi bantuan logistik, pembersihan material banjir, hingga pendistribusian air bersih ke lokasi pengungsian serta ke masjid dan musala yang terdampak.

 

Warga Desa Lhoknga Meureudu menyambut positif kegiatan pembersihan yang dilakukan aparat TNI bersama pemerintah daerah. Mereka berharap upaya tersebut dapat segera menuntaskan sisa material banjir, sehingga akses jalan kembali normal dan roda perekonomian masyarakat dapat pulih.

 

Melalui kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif di lapangan, penanganan pasca banjir di Pidie Jaya diharapkan berlangsung lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.