TNI Percepat Pemulihan Pasca banjir Pidie Jaya, Sekolah Jadi Prioritas Agar Anak Kembali Bisa Belajar

Pidie Jaya – Tiga pekan pasca banjir melanda Kabupaten Pidie Jaya, upaya pemulihan terus dilakukan lintas sektor. Tim Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama Yon Armed 17/RC, melaksanakan pembersihan SD Muhammadiyah di Desa Meunasah Balik, Kecamatan Meureudu, sebagai bagian dari percepatan pemulihan aktivitas masyarakat.Kamis (18/12/2025),

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Ops Kodim 0102/Pidie Kapten Inf Dian Susilo, dengan melibatkan puluhan prajurit TNI yang menyisir lumpur, sisa kayu, dan sampah banjir yang masih menumpuk di halaman serta ruang-ruang kelas sekolah.

 

Banjir yang terjadi beberapa pekan lalu diketahui meninggalkan dampak cukup luas, tidak hanya di permukiman warga, tetapi juga pada berbagai fasilitas dan infrastruktur umum, seperti jalan, masjid, sekolah, puskesmas, hingga perkantoran pemerintah. Kondisi tersebut sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat dan pelayanan publik. Namun, berkat kerja sama dan sinergi antara TNI, instansi pemerintah, relawan, dan seluruh elemen masyarakat, kondisi wilayah terdampak kini berangsur pulih.

 

Kapten Inf Dian Susilo menjelaskan bahwa saat ini Satgas Gulbencal TNI Kodim 0102/Pidie dan Yon Armed 17/RC memfokuskan pembersihan pada fasilitas umum yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.

 

“Masjid, mushola, puskesmas, sekolah, dan ruas jalan menjadi prioritas kami agar segera bisa difungsikan kembali. Khusus sekolah, kami ingin anak-anak bisa segera kembali belajar dan proses pendidikan tidak terlalu lama terganggu,” ujarnya di sela kegiatan.

 

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Meunasah Balik, Husnawati, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta kerja keras prajurit TNI yang membantu membersihkan lingkungan sekolah.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Lumpur di halaman dan ruang kelas kini sudah bersih. Anak-anak sangat senang melihat sekolah mereka kembali bersih dan siap digunakan,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, kehadiran TNI tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat baru dan rasa nyaman bagi guru serta siswa dalam menghadapi masa pemulihan pasca bencana.

 

Dengan berlanjutnya kegiatan pembersihan ini, diharapkan aktivitas pendidikan dan pelayanan publik di Kabupaten Pidie Jaya dapat segera berjalan normal, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana.