TNI dan Mahasiswa UIN Bersinergi Bahu Membahu Bersihka Lansia Korban Banjir Pidie Jaya

Pidie Jaya – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI Kodim 0102/Pidie bersama Yonif TP 836/BY yang bersinergi dengan mahasiswa Fakultas Pertanian UIN. Dengan semangat gotong royong mereka membersihkan rumah milik seorang warga lanjut usia, Nenek Sarifah, di Gampong Menasah Lok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (16/01/2026).

 

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi rumah warga yang terdampak banjir sebagai upaya tanggap penanggulangan pasca bencana alam banjir yang dinilai membutuhkan penanganan segera. Lumpur, sampah, serta sisa material banjir masih menumpuk di dalam dan sekitar rumah, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari pemilik rumah yang hidup seorang diri dan tinggal di posko pengungsian.

 

Komandan Kodim 0102/Pidie melalui Danramil 19/Meureudu, Kapten Inf Supriyadi, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan pasca bencana tidak hanya terbatas pada pembersihan fasilitas umum, tetapi juga menyasar rumah-rumah warga yang paling membutuhkan perhatian.

 

“Kami tidak hanya fokus pada pembersihan fasilitas umum. Rumah warga, terutama milik lansia dengan kondisi memprihatinkan, menjadi prioritas karena mereka sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak,” ujar Kapten Inf Supriyadi.

 

Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian bersama yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

 

Sementara itu, kehadiran TNI dan mahasiswa Fakultas Pertanian UIN dinilai memberi energi positif dalam kegiatan sosial tersebut. Selain membantu secara fisik, keterlibatan mahasiswa juga menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat serta pembelajaran langsung tentang nilai solidaritas dan empati sosial.

 

Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap aksi serupa terus berlanjut, mengingat masih ada beberapa rumah lain yang terdampak banjir dan memerlukan bantuan lanjutan.

 

Melalui kegiatan ini, TNI bersama elemen masyarakat menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya soal tanggap darurat, tetapi juga tentang kepedulian berkelanjutan terhadap kelompok rentan, khususnya lansia, agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak dan aman.