Takengon – Personel Kodim 0106/Aceh Tengah melaksanakan kegiatan pembersihan lanjutan terhadap sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri 11 Pegasing yang berlokasi di Desa Tebuk, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (25/01/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pemulihan pascabencana alam tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Bencana longsor tersebut mengakibatkan sejumlah ruang kelas dipenuhi lumpur, sementara beberapa bangunan sekolah lainnya mengalami kerusakan cukup parah sehingga belum dapat digunakan untuk proses belajar mengajar. Kondisi ini tentu berdampak pada aktivitas pendidikan para siswa, sehingga diperlukan penanganan cepat agar kegiatan sekolah dapat segera kembali normal.
Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, turun langsung ke lokasi untuk meninjau proses pembersihan yang dilakukan oleh personel Satgas Kodim bersama masyarakat setempat. Kehadiran Dandim bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai target yang telah ditetapkan.
Letkol Inf Raden Herman Sasmita menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari perbantuan TNI kepada pemerintah daerah dalam upaya percepatan pemulihan fasilitas umum.
“Kegiatan pembersihan ini difokuskan pada fasilitas umum di wilayah Aceh Tengah yang terdampak bencana, seperti sekolah dan jembatan. Target kami jelas, yakni agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin,” ujar Dandim.
Ia menambahkan bahwa pembersihan lanjutan di SD Negeri 11 Pegasing dilakukan untuk memastikan ruang-ruang kelas dapat segera difungsikan kembali. Dengan demikian, proses belajar mengajar para siswa tidak terus tertunda dan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami membantu pembersihan lanjutan agar ruang kelas dapat segera digunakan kembali. Harapannya, proses belajar mengajar bisa berjalan normal. Melalui aksi ini, TNI terus menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana alam,” lanjutnya.
Kegiatan pembersihan tersebut meliputi pengangkutan lumpur dari dalam dan sekitar ruang kelas, pembersihan halaman sekolah, serta penataan kembali area yang terdampak. Personel Satgas Kodim bekerja secara bergotong royong bersama warga, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghadapi musibah.
Pihak sekolah dan masyarakat Desa Tebuk menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh TNI. Mereka berharap kegiatan pemulihan ini dapat segera rampung sehingga para siswa bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan fasilitas pendidikan di wilayah Pegasing dapat segera pulih, serta menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi serta bangkit dari bencana alam.




