Pidie Jaya –Impian masyarakat Pidie Jaya untuk memiliki Jembatan kini telah terwujud melalui pembanginan jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, dengan Desa Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya,telah rampung di bangun dan telah resmi dibuka untuk umum, Jumat (9/1/2026).
Rampungnya pembangunan jembatan ini menjadi tonggak penting dalam membuka kembali akses vital antar dua desa yang sebelumnya terpisah oleh kendala geografis.
Pembukaan perdana jembatan dilakukan langsung oleh Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Bupati Pidie Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., serta Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu S.H.,S.I.K.,M.H.,
Ketiganya secara simbolis menjajal jembatan tersebut sebagai tanda bahwa fasilitas publik ini telah siap dan aman digunakan masyarakat.
Kehadiran para pimpinan daerah dan unsur Forkopimda ini sekaligus menjadi penanda bahwa jembatan gantung tersebut telah rampung 100 persen dan siap difungsikan. Jembatan Garuda selama ini menjadi harapan besar warga, mengingat sebelumnya masyarakat harus menempuh jalur memutar yang cukup jauh hingga delapan kilo meter untuk melakukan aktivitas lintas desa, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi menjelaskan bahwa Jembatan Gantung Garuda merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertahanan RI. Proses pembangunannya dikerjakan oleh Satgas Gulbencal TNI yang melibatkan personel Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, Yonif TP 836/BY, Yon Armed 17/RC serta Tim VRI Kementerian Pertahanan.
“Pembangunan jembatan ini dikerjakan secara intensif, siang dan malam. Dalam waktu relatif singkat, sekitar 30 hari, jembatan dengan panjang 150 meter dan lebar 1,20 meter ini berhasil diselesaikan 100 persen dan kini telah dibuka untuk masyarakat, termasuk sebagai akses anak-anak menuju sekolah,” ujar Dandim 0102/Pidie
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di daerah. Ia juga mengapresiasi peran TNI dan Tim VRI Kementerian Pertahanan yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia. Jembatan Gantung Garuda ini sangat strategis dan bermanfaat, tidak hanya sebagai penghubung dua desa, tetapi juga dalam memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Manfaat kehadiran jembatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Muliana, warga Desa Blang Awe, mengaku bersyukur atas dibangunnya jembatan gantung tersebut yang sangat membantu aktivitas sehari-hari warga.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Presiden. Sekarang kami tidak perlu lagi memutar jauh untuk ke Desa Seunong, termasuk saat mengantar anak sekolah. Jembatan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kami semua,” katanya.
Dengan dibukanya Jembatan Gantung Garuda untuk umum, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pidie Jaya semakin kuat. Selain memperpendek jarak tempuh, jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan akses pendidikan, serta memperkuat interaksi sosial masyarakat secara berkelanjutan.




