Abdya- Terkait informasi tentang lalat yang sudah meresahkan warga di Desa Lohk Gajah di kecamatan Kuala Bate, Dengan sigap Dandim menggelar rapat terbatas dengan Kepala Dinas pertanian dan pangan, Camat Kuala Bate, para Keucik, dan team pengelola Kandang ayam di Kantor Distan,di desa Gilima jaya kec Susoh, Rabu (19/5)
Dalam rapat kordinasi tesebut Kepala Dinas pertanian dan pangan Drh Nasruddin menyampaikan” Setelah kita melakukan survei kelapangan
kandang data yang kita peroleh ada 6 unit, 4 pemilik kandang.
Hasil survei dilapangan dapat kita simpulkan kurangnya Manajemen dalam pemeliharaannya,termasuk dalam penggunaan obat-obatan pnyamprot obat,disinpektan, belum maksimal,
Terus tanah yang ada di bawah kandang seharusnya harus ditinggikan dengan tanah diluar kandang’ untuk Antisipasi becek, gunakan alat penyerpaan air sperti tanah pasir dan debu.
Kewenangan dinas melaksanakan menyurati kepada pengelola ayam, agar jagan memasukkan ayam sebelum dilakukan pencegahan diats. Untuk Petugas peternakan lebih aktif lagi melaksanakan pengawasan dilapangan”.ujarnya
Pada kesempatan itu juga Dandim Letkol Inf Arip Subagiyo menyampaikan”Terkait covid kita dituntut untuk peningkatan taraf perekonomian masyarakat, dengan itu kita tetep selaras dengan kehidupan lainnya Jagan karena untuk meningkatkan taraf ekonomi faktor kesehatan seperti lalat kita abadikan ini juga menyangkut kesehatan bersama.
Beliau juga mengapresiasi kegiatan usaha yang ada di daerah, cuman tetap memperhatikan sistem kerjanya Jagan smpai ada efeknya seperti lalat.
Untuk jangka panjang perlu adanya pertemuan dan evaluasi dengan peternakan yang ada , terutama di atara dinas dengan pengusaha peternak dilapangan ,
Lanjut,harus ada komunikasi yang singkron antara dinas dengan mitra atau pengusaha, dan teknis lagi asosiasi atau dibuat perkumpulan untuk saling mengingatkan atau tukar pikiran (kontrol)untuk kebersamaan.
jangka pendek nya lalat ini harus teratasi, tandas Dandim.




