Pendidikan Dikjurba Abit Dikmaba PK TNI AD Tahun 2016 Resmi Ditutup

Aceh Besar- Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda Kolonel Inf Niko Fahrizal secara resmi menutup pendidikan kejuruan Bintara (Dikjurba) Abit Dikmaba PK TNI AD Tahun 2016 ( OV )  Kecabangan Infantri TA 2017 di lapangan Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Selasa (13/6/17).

Amanat Danpussenif Kodiklat TNI AD yang di bacakan Danrindam IM mengatakan, dengan telah diresmikannya penggunaan baret Infanteri ini menuntut para siswa sekalian untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan fisik dengan didukung semangat juang, jiwa korsa serta kebanggaan yang tinggi terhadap kecabangan infanteri sebagai bekal pengabdian kepada  bangsa dan negara tercinta.

Pembaretan dan penyematan brevet kualifikasi ”YUDDHA WASTU PRAMUKHA” merupakan suatu pengakuan dan penghargaan bagi para siswa. Baret Infanteri adalah lambang kehormatan bagi prajurit infanteri, yang merupakan queen of the battle,  berarti bahwa prajurit infanteri memiliki kemampuan untuk bergerak disetiap bentuk medan pertempuran baik di hutan, gunung, rawa laut sungai dan pantai.  Dimana kemampuan tersebut tidak miliki oleh prajurit diluar kecabangan Infanteri.

Lebih lanjut dikatakan Danrindam, prajurit Infanteri mempunyai semboyan ”YUDDHA WASTU PRAMUKHA” yang mengandung arti sebagai pelaksana pertempuran terdepan dan menjadi penentu kemenangan dalam pertempuran. Dengan tugas pokok melaksanakan pertempuran jarak dekat di darat, mencari, mendekati dan menghancurkan musuh, serta merebut, menguasai dan mempertahankan medan.

Latihan yuddha wastu pramuhka dan tradisi pembaretan memiliki arti penting dan nilai luhur untuk memupuk jiwa korsa dan semangat kebersamaan diantara sesama warga korps infanteri serta sebagai salah satu upaya menanamkan nilai-nilai kejuangan para siswa untuk membuktikan kemampuan sebagai prajurit Infanteri yang handal dan selalu berhasil dalam setiap pertempuran darat.

Diakhir amanatnya Danrindam berpesan kepada para prajurit diantaranya, sadari secara sungguh-sungguh sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing bahwa jalan hidup yang kalian tempuh sebagai prajurit infanteri adalah rencana dan ridho dari tuhan yang maha esa, pedomani sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI,  jangan pernah lupakan jati dirimu sebagai tentara rakyat, sebagai prajurit tni disiplin adalah nafasmu dan kehormatan adalah segala-galannya serta  jaga dan tingkatkan kebersamaan dan jiwa korsa serta kebanggaan sebagai prajurit infanteri serta senantiasa memegang komitmen berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas dilandasi oleh disiplin, loyalitas dan kehormatan.

 

“ Kamu adalah prajurit yuddha wastu pramukha sejati, generasi muda penerus dan pengibar panji-panji kebanggaan serta kehormatan korps infanteri, kamu adalah ratu di medan pertempuran”, tutup Danrindam.

 

Tampak hadir dalam upacara penutupan tersebut para Dansatdik, para kabag  dan kasi serta perwira Rindam IM serta dihadiri para orang tua siswa.