Dalam arahannya Dandim menjelaskan tentang pengorganisasian dan ploting penempatan personel di Gedung DPRA yang nantinya akan dijadikan tempat pelantikan.
“Pola pengamanan yang akan kita laksanakan adalah dengan sistem terbuka dan tertutup dengan melibatkan sekitar 1.700 orang personel gabungan, namun apabila dirasa kurang, unsur TNI akan siap mem back up Polda atas permintaan,” ujar Dandim.
“Kita akan melakukan gelar dan setting pasukan di lokasi acara serta melakukan beberapa latihan pendahuluan yang nantinya akan dikaji dan dievaluasi sehingga pelaksanaan acara pelantikan nantinya dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar” tutup Dandim.
