Kegiatan fungsi penerangan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja fungsi penerangan di tubuh TNI AD, penerangan di tubuh TNI sendiri mempunyai peranan yang sangat penting apalagi dikaitkan dengan adanya Proxy war di era saat ini.
Dan Proxy war itu sendiri dimabil dari bahas inggris yang berdefinisi perang ketika lawan kekuatan menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung, dari itu kita tidak bisa mengetahui siapa kawan dan siapa lawan.
Kapenrem 011/LW yang hadir pada kegiatan fungsi penerangan melalui pesannya yang dikirimkan kepada Staf penerangan melalui Whatsapp menyampaikan Kinerja dan tugas kita sebagai staf penerangan kedepan akan semakin berat, karena kita harus lebih selektif lagi dalam menerima pesan – pesan yang kita terima dari media sosial, banyaknya berita – berita yang bersifat (HOAK) atau tidak benar saat ini sangat mudah untuk beredar di media, yang bersifat adu domba untuk menghancurkan kebhinekaan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Disinilah tugas kita, tugas seorang penerangan harus bisa memilah dan mencari kebenaran sebuah berita yang telah beredar di media atau jejaring sosia,l” tegas Kapenrem.
