Sebanyak 120 orang siswa mengikuti pendidikan kejuruan ini yang dilaksanakan selama tiga bulan digebleng di kawah chandradimuka Dodiklatpur Rindam IM Tiro oleh para instruktur dan pelatih-pelatih Infanteri yang handal.
Danrindam Iskandar Muda selaku inspektur upacara membacakan amanat dari Danpussenif Kodiklat TNI AD Mayjen TNI Surawahadi, dalam amanatnya Danpussenif menyampaikan bahwa Pendidikan kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD TA 2017 fokus pada pembentukan dasar- dasar keprajuritan Infanteri, integritas prajurit Infanteri yang rela berkorban untuk negara dan cinta tanah air serta Pancasilais, Saptamargais dan berpegang teguh pada Sumpah Prajurit.
Seiring dengan perkembangan situasi, seorang prajurit infanteri dituntut memiliki loyalitas yang tinggi didalam melaksanakan tugas sebagai pelaksana garda terdepan TNI AD kapanpun dimanapun, memiliki mental baja, tidak mengenal menyerah dan patuh pada pimpinan serta memiliki fisik yang prima serta bertekad untuk hidup sederhana dan bermanfaat bagi diri, keluarga, satuan serta lingkungan.
“ Sehingga sejalan dengan harapan Kasad selaku pimpinan TNI AD agar menjadi prajurit yang jago tembak, jago beladiri dan jago perang serta memiliki fisik yang prima,” ujar Danrindam.
Turut hadir dalam upacara pebukaan pendidikan kejuruan tersebut, Sahli Bupati Pidie, Dandim 0102/Pidie Letkol Arh Donny Indiawan, S.I.P., Kabagum Rindam IM Letkol Inf Zulkifli, Kabagdik Mayor Inf Mustofa Akbar, Kabagjianbang Mayor Kav Nurul Diyanto, staf Rindam, Dandodikjur Letkol Inf. M. Arifin, Dandenma Mayor Inf Faisal Akbar Yunus. Ws. Wadanlatpur Mayor Inf. Totok Hananto, Ketua Persit KCK Cabang IX Rindam beserta pengurus. Muspika Tiro dan tokoh masyarakat Tiro.
