Pangdam IM didampingi istrinya langsung melewati pedang yang bersilang perlahan. Satu persatu pasukan yang berbaris mengangkat pedang ke atas untuk membukakan jalan dilintasi Pangdam bersama istrinya.
Tradisi pedang pora merupakan seremonial kemiliteran yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) saat melepas dan menyambut pimpinan/pejabat baru di lingkungan tersebut.
Selain tradisi pedang pora, disambut dengan nyanyian selamat datang Pangdam IM oleh ratusan prajurit didepan Makodam Iskandar Muda.
Selanjutnya, Pangdam IM mengikuti acara pengukuhan penerimaan warga baru sebagai tanda penghormatan terhadap pejabat Pangdam IM.
Diketahui, Pangdam IM Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH, SIP, MH menggantikan Mayjen TNI Moch. Fachrudin S.Sos. Sebelumnya, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menjabat Pengkaji Bidang Geografi Lemhanas. Sedangkan Mayjen TNI Moch. Facrudin, S.Sos memangku jabatan yang baru sebagai Asisten Operasi Kasad.
