Dalam peninjauan tersebut Pangdam IM didampingi, Asintel Kasdam IM Kolonel Inf Hendriyadi, Asops Kolonel Inf Bambang Sujarwo, Aster Kolonel Inf Mahesa Fitriadi, Danrem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, SIP, M.Si, Wadanyonif RK 111/KB Mayor Inf Guruh Fahmi.
Pangdam menyampaikan rasa prihatin dan turut berbela sungkawa atas musibah meledaknya sumur minyak yang sudah menelan 20 korban jiwa dan 30 penderita luka bakar tersebut.
“ Ini berarti, hampir semua warga di desa Pasir Putih ini menggantungkan hidupnya dengan melakukan pengeboran minyak ilegal, dan hal ini tentunya sudah dilakukan sejak lama,”ucap Pangdam.
“ Agar kejadian ini tidak terulang lagi masyarakat harus menghentikan kegiatan ini. Aparat desa juga jangan bosan mengingatkan warga demi keselamatan bersama”, himbau Pangdam.
Selanjutnya Pangdam meminta kepada aparat Kepolisian agar mengusut tuntas masalah ini, jika ada aparat TNI yang ikut terlibat segera laporkan ke saya untuk dilakukan proses hukum secara militer. Begitu juga sebaliknya, jika ada aparat Polri maupun Anggota Pemerintahan yang terlibat didalamnya agar disesuaikan dengan proses hukum yang berlaku.
