Aceh Besar – Tugas dan tanggung jawab dalam menyelamatkan generasi muda dari berbagai aspek ancaman terutama bahaya narkoba dan media sosial negatif bukan hanya pada level pemerintah / negara saja, akan tetapi semua instansi ikut serta dalam penanggulangan ini.
Menyikapi hal tersebut Rindam Iskandar Muda bekerja sama dengan Ibrain Institute Indonesia mengadakan seminar parenting tentang Komunikasi Efektif orang tua dan remaja menghindarkan pengaruh bahaya narkoba dan media sosial negatif di Aula Rindam IM, Mata Ie, Minggu (28/7/19).
Menurut Danrindam IM Kolonel Inf Dwi Endrosasongko, S.Sos. zaman Milineal ini pengaruh narkoba dan dampak negatif media sosial begitu luas, hal tersebut tentunya di sekolah – sekolah sudah diberikan materi tersebut oleh Guru maupun pemateri yang bersifat dua arah ataupun satu arah.
“Disin kita kemas bersama orang tua supaya lebih menarik”, siap mengikuti! Tegas Kolonel Dwi
Narasumber pada kegiatan tersebut coach Rahman Hakim M. Roem, MA., C.Ht., C.PM., founder Ibrain Institute Indonesia memaparkan materi tentang Komunikasi Efektif orang tua dan remaja menghindarkan pengaruh bahaya narkoba dan media sosial negatif, yang diikuti kurang lebih 100 orang.
“Parenting adalah Pembinaan kehidupan dalam keluarga bagaimana cara pandang orang tua terhadap anak dan sebaliknya sehingga tercapai pembinaan hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut,” terang Ayah Rahman.
Peran seorang bapak sebagai figur bagi anak-anaknya untuk menjadi contoh dalam disiplin, ketegasan dan rasa tidak mengenal menyerah agar anak-anaknya dapat berkembang secara baik.
“Ingat kesalahan anak yang kecil jangan dibesar-besarkan, tetapi bimbinglah anak jangan sampai berbuat kesalahan dan orang tua adalah sebagai curahan hati, apabila si anak sedang menghadapi suatu permasalahan” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut untuk menggugah para audiens Narasumber memberikan quiz / pertanyaan, yaitu dengan menebak apa yang ada didalam lingkaran yg ditampilkan dalam layar, sehingga para audiens antusias menjawab quiz /pertanyaan yang dilemparkan oleh narasumber tersebut sehingga terjadilah interaksi yang timbal balik.
