Sabang – Gampong Cot Abeuk menjadi contoh bagi desa lain di Kecamatan Sukajaya, hal ini dikarenkan warganya mulai merambah sebagai pengrajin alas lantai. Warga mengolah serabut kelapa yang sebelumnya dianggap limbah ini dimanfaatkan menjadi alas kaki yang ciamik. Meski pasar yang mampu digarap baru pasar lokal namun pembuatan sapu berbahan serabut kelapa sangat membantu pendapatan ekonomi masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Sebagai Babinsa Serda Subiantoro terpanggil untuk membantu warganya dalam meningkatkan usaha skala rumah tangga ini agar lebih berkembang, Selasa (30/7/19).
Usaha pengrajin alas kaki berbahan serabut kelapa ini sudah lama berjalan dan menjadi mata pencaharian bagi masyarakat gampong setempat. Adapun proses pembuatan Alas kaki tersebut masih mengandalkan alat tradisional sehingga dalam segi kuantitas dan kuwalitas hasil produk kurang maksimal. Untuk menghasilkan sabut yang bagus, kulit buah kelapa direndam di air sekitar dua minggu. Lalu dilakukan proses pemukulan menggunakan palu agar air meresap hingga dalam kulit buah. Setelah itu dilakukan proses pemukulan dengan palu kayu untuk penghalusan. Sabut kelapa yang sudah halus dikeringkan hingga kadar air sangat minim.
Serda Subiantoro mengatakan, untuk membuat satu alas kaki cukup membutuhkan 4 sampai 8 kulit buah kelapa tua, kulit buah kepala diolah untuk diambil sabutnya. Sapu sabut kelapa produksi Desa Sikanco dikenal bagus, kuat, dan awet sehingga diminati para pembeli. Sekarang, suplai bahan baku dari lokal dan masih di wilayah Kecamatan Sukajaya. Harga Alas lantai serabut kelapa di pengepul terbilang sangat murah, mulai dari Rp 15.000,- hingga Rp 150.000,- tergantung model dan ukurannya.
“Untuk itu selaku Babinsa Gampong Serda Subiantoro bersama pemerintah kota terus memberikan motivasi dan mempelopori usaha usaha kecil, IRT dan pengrajin serabut kelapa khususnya guna mengatasi kesulitan masyarakat”, ucapnya.
Untuk meningkatkan penghasilan dan gairah para pengrajin, Pemerintah kota sabang mehadirksn pembimbing dari Bina usaha Banda Aceh (bapak Jamil) Dan Syamsuar dari dinas Ketenaga kerjaan Kota Sabang selaku pengawas.kegiatan ini tentunnya akan mendorong alas kaki serabut Kelapa sebagai produk unggulan gampong.
“Melalui program pemberdayaan masyarakat, pengadaan alat mesin modern agar kualitas dan kemasan alas kaki berbahan serabut kelapa ini semakin bagus dan berkelas,” harap Subiantoro.
