Aceh Timur – Prajurit Yonif TP 853/Bawar Reje Bur (BRB) menunjukkan kepedulian dan respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di wilayah Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur. Sejumlah personel dikerahkan untuk melaksanakan evakuasi warga serta menyelamatkan barang-barang berharga milik masyarakat yang masih dapat diamankan dari genangan air. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Kamis (28/11/2025).
Sejak banjir bandang melanda kawasan tersebut, Yonif TP 853/BRB bersama warga setempat bahu-membahu melakukan proses evakuasi dengan menggunakan sarana seadanya, termasuk perahu kecil, guna memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman. Berkat kerja sama dan koordinasi yang baik, proses evakuasi awal berjalan lancar hingga sebagian besar warga berhasil dievakuasi dari lokasi terdampak menuju tempat pengungsian sementara.
Namun, di tengah pelaksanaan evakuasi, terjadi insiden ketika tiga orang warga Kecamatan Peureulak Barat terbalik dari perahu kecil saat berupaya mengambil barang-barang berharga yang masih tertinggal di sebuah yayasan di Desa Pie Gajah. Salah satu dari ketiga warga tersebut diketahui merupakan tokoh masyarakat setempat, yakni mantan Kepala Desa Pie Gajah, Kecamatan Peureulak Barat.
Melihat kondisi darurat tersebut, empat prajurit Yonif TP 853/BRB, yaitu Letda Inf Didik Wira, Serma Kamiludin, Pratu Jaya, dan Pratu Kharmansyah, dengan sigap dan tanpa ragu langsung melakukan upaya penyelamatan. Keempat prajurit tersebut terjun langsung ke sungai dengan arus yang sangat deras dan berenang menuju korban yang terseret banjir.
Dengan penuh perjuangan dan mempertaruhkan keselamatan diri, para prajurit berhasil menyelamatkan dua orang warga. Namun demikian, satu orang warga lainnya dinyatakan hilang karena terseret arus banjir yang sangat kencang dan tidak dapat diselamatkan meskipun upaya maksimal telah dilakukan.
Aksi cepat dan keberanian prajurit Yonif TP 853/BRB ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana alam. Diharapkan, kehadiran TNI di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman serta membantu meringankan beban warga terdampak, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadapi situasi darurat.
