Kutacane – Pasca Putusnya Jembatan yang di terjang banjir bandang Babinsa koramil 0108-04/Babussalam Sertu Dedi Susilo jajaran kodim 0108/Agara pantau lalu lintas warga yang melewati jalan alternatif yang di buat bersama warga di desa Mbarung Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (18/03/2026).
Sertu Dedi Susilo menyampaikan Pembangunan jembatan darurat dilakukan sebagai langkah tanggap darurat guna memulihkan kembali akses transportasi warga yang sempat terputus akibat banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Jembatan yang sebelumnya menjadi jalur utama penghubung antar permukiman mengalami kerusakan cukup parah dan putus setelah diterjang arus banjir bandang kondisi ini menyebabkan terhambatnya mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok,aktivitas perekonomian, serta pelayanan sosial masyarakat sehari-hari.
Terputusnya akses tersebut berdampak langsung terhadap kehidupan warga, terutama bagi anak-anak yang hendak bersekolah, petani yang akan menuju lahan, serta masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan logistik.
Kepedulian serta respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus ditunjukkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui berbagai aksi nyata di lapangan Dan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur dasar yang terdampak bencana.
(Pendim Agara).




