Redelong – Kepadatan arus lalu lintas yang meningkat signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran berdampak pada kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah, termasuk Jembatan Bailey yang terletak di Desa Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Tingginya intensitas kendaraan yang melintas menyebabkan kerusakan pada bagian galangan penyangga panel lantai jembatan, yang merupakan salah satu komponen vital dalam menopang beban kendaraan.
Kerusakan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan. Sebagai langkah antisipasi, arus lalu lintas untuk sementara waktu dialihkan ke jalur alternatif lama guna menghindari risiko kecelakaan. Namun demikian, pengalihan jalur ini mengakibatkan antrean kendaraan, mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan mobilitas masyarakat, terlebih dalam suasana Lebaran yang identik dengan tingginya aktivitas perjalanan.
Menanggapi kondisi tersebut, prajurit TNI Angkatan Darat dari Koramil 03/Timang Gajah jajaran Kodim 0119/Bener Meriah menunjukkan respons cepat dan sigap dengan segera turun ke lokasi untuk melaksanakan perbaikan. Dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, personel melakukan penanganan teknis terhadap bagian jembatan yang mengalami kerusakan, guna memastikan struktur kembali aman untuk dilalui.
Berkat kerja keras, kekompakan, serta koordinasi yang baik di lapangan, proses perbaikan berhasil diselesaikan pada hari yang sama, tepatnya pada pukul 23.30 WIB. Setelah melalui tahap pengecekan dan dipastikan aman, Jembatan Bailey Umah Besi kembali dapat difungsikan secara normal, sehingga arus lalu lintas kembali lancar dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti sediakala.
Komandan Koramil 03/TG, Kapten Inf Takdir Anur, saat dikonfirmasi pada Jumat (27/03/2026), membenarkan adanya kerusakan pada jembatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa informasi awal diperoleh dari Babinsa yang sedang melaksanakan patroli rutin guna memantau kondisi wilayah binaan, termasuk infrastruktur jalan dan jembatan.
“Kerusakan jembatan ini pertama kali diketahui oleh Babinsa saat patroli rutin. Setelah menerima laporan tersebut, kami segera mengambil langkah cepat dengan menurunkan personel untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapten Inf Takdir Anur menegaskan bahwa tindakan cepat yang dilakukan merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada momen penting seperti Lebaran.
“Perbaikan ini kami prioritaskan agar arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Ini juga bagian dari komitmen kami dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah,” tambahnya.
Pihak Koramil 03/TG juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi batas muatan kendaraan yang telah ditentukan saat melintasi jembatan Bailey. Kepatuhan terhadap aturan tersebut sangat penting guna menjaga ketahanan struktur jembatan serta mencegah terjadinya kerusakan serupa di masa mendatang.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum ini demi kepentingan bersama. Kesadaran pengguna jalan sangat berperan dalam menjaga keberlangsungan fungsi jembatan,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Imran (49), menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan oleh personel TNI dalam menangani kerusakan jembatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang langsung turun tangan memperbaiki jembatan ini. Kalau tidak segera ditangani, tentu akan sangat mengganggu aktivitas masyarakat, apalagi ini masih dalam suasana Lebaran. Semoga ke depan jembatan ini tetap terjaga dan masyarakat juga lebih disiplin dalam membawa muatan,” ujarnya.
Dengan selesainya perbaikan tersebut, diharapkan Jembatan Bailey Umah Besi dapat terus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bener Meriah.
