TMMD Ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang Percepat Pembangunan Desa Suka Makmur

Aceh Tamiang – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Berbagai sasaran fisik yang dikerjakan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, kini berjalan secara bertahap dan terukur dengan melibatkan personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat.

 

Memasuki awal Mei 2026, semangat kebersamaan dan gotong royong tampak nyata di setiap titik kegiatan. Meski akhir pekan, para personel Satgas tetap berada di lapangan demi memastikan seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana. Kehadiran program TMMD di desa tersebut tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru bagi masyarakat yang selama ini mendambakan kemajuan infrastruktur di wilayah mereka.

 

Salah satu sasaran utama yang terus digenjot adalah pembukaan badan jalan di Desa Suka Makmur. Pada Minggu (03/05/2026), personel Satgas TMMD tetap melaksanakan pekerjaan pembukaan jalan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat. Dengan penuh semangat, para prajurit TNI bersama warga bahu-membahu melakukan pengerjaan secara intensif agar akses tersebut segera dapat dimanfaatkan.

 

Pembukaan jalan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sosial sehari-hari. Selama ini, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu kendala yang cukup dirasakan warga. Karena itu, kehadiran program TMMD diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan secara berkelanjutan.

 

Selain pembangunan jalan, program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Minggu (03/05/2026), personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan penggalian pondasi RTLH sasaran kedua milik Bapak Muin (54), warga Desa Suka Makmur yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera.

 

Di lokasi pembangunan, personel Satgas bersama masyarakat terlihat bekerja dengan penuh semangat. Sejumlah anggota tampak mengerjakan penggalian pondasi, sementara yang lain menyiapkan rangka besi sebagai dasar konstruksi bangunan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh ketelitian agar rumah yang dibangun benar-benar kokoh, aman, dan layak ditempati.

 

Serda Ariffudin selaku kepala tukang pembangunan RTLH mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan.

“Dukungan dan kebersamaan warga menjadi kunci utama kelancaran pekerjaan di lapangan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat bagi penerima,” ujarnya.

 

Progres pembangunan RTLH milik Bapak Muin berlanjut pada Senin (04/05/2026). Pada tahap ini, personel Satgas TMMD bersama warga mulai melaksanakan perakitan rangka rumah sebagai bagian dari proses pembangunan menuju tahap berikutnya.

 

Kegiatan tersebut memperlihatkan kekompakan yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat. Dengan penuh semangat, mereka saling membantu mengangkat material, menyusun kerangka bangunan, hingga memastikan setiap bagian terpasang dengan baik. Semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

“ Kami bersama warga terus bekerja maksimal agar pembangunan rumah ini cepat selesai dan dapat segera dihuni dengan layak oleh Bapak Muin beserta keluarganya,” tambah Serda Ariffudin.

Masih pada sasaran RTLH, pada hari yang sama proses rehabilitasi juga telah memasuki tahap pemasangan rangka, lantai, serta kuda-kuda atap rumah. Tahapan ini merupakan fase penting dalam pembangunan karena menjadi bagian utama pembentuk struktur bangunan.

 

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama antara personel Satgas dan masyarakat sangat terasa di lapangan.

“Hari ini Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak bekerja keras di lokasi RTLH. Mereka saling bahu-membahu merangkai dan memasang kayu yang nantinya menjadi bagian penting dari struktur bangunan. Semangat kekeluargaan dan kebersamaan inilah yang menjadi ciri khas program TMMD,” ungkapnya.

 

Menurutnya, percepatan pekerjaan ini diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga bantuan RTLH dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh Bapak Murkidi, salah satu penerima bantuan rehabilitasi rumah dalam program TMMD Reguler ke-128. Pada Minggu (03/05/2026), Bapak Murkidi tampak tersenyum haru melihat rumahnya yang telah selesai direhabilitasi oleh personel Satgas TMMD.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“ Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh anggota Satgas TMMD yang telah membantu membangun rumah saya siang dan malam. Hanya Allah SWT yang dapat membalas semua kebaikan bapak-bapak sekalian,” tuturnya penuh haru.

 

Senyum tulus Bapak Murkidi menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran TMMD bukan sekadar membangun fisik semata, melainkan juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di sektor infrastruktur lainnya, pembangunan jembatan plat beton juga terus dikebut. Pada Senin (04/05/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat mulai melaksanakan pengecoran tiang pondasi jembatan di Desa Suka Makmur.

 

Pengerjaan pondasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas konstruksi. Tahapan ini sangat penting karena menjadi dasar utama kekuatan bangunan jembatan yang nantinya akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Koptu Rendi selaku kepala tukang pembangunan jembatan plat beton menegaskan bahwa pengerjaan pondasi harus dilakukan secara cermat.

 

“Pondasi ini menjadi penentu kekuatan jembatan ke depan. Karena itu, pengerjaannya harus benar-benar diperhatikan, baik dari segi material maupun teknik pelaksanaannya,” jelasnya.

 

Ia juga mengapresiasi semangat warga yang ikut terlibat langsung dalam pembangunan.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD,” tambahnya.

 

Dalam proses pembangunan jembatan tersebut, penggunaan mesin molen menjadi salah satu pendukung utama percepatan pekerjaan. Deru mesin pengaduk material yang terus bekerja dari pagi hingga sore menjadi pemandangan akrab di lokasi kegiatan.

 

Kapten Erwinsyah selaku koordinator pembangunan jembatan plat beton mengatakan bahwa mesin molen sangat membantu efektivitas pekerjaan di lapangan.

“Mesin molen ini menjadi alat yang sangat penting bagi kami. Setiap hari mesin ini bekerja tanpa henti untuk mencampur material pasir, batu, dan semen sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

 

Menurutnya, penggunaan mesin molen mampu meringankan tenaga para pekerja dan mempercepat pencapaian target pembangunan.

“Sebagai manusia tentu ada keterbatasan tenaga. Jika seluruh proses pencampuran material dilakukan secara manual, tentu pengerjaan akan memerlukan waktu lebih lama. Karena itu, keberadaan mesin molen sangat membantu percepatan pembangunan,” tambahnya.

 

Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang menjadi bukti nyata hadirnya TNI di tengah masyarakat. Melalui pembangunan jalan, rehabilitasi RTLH, dan pembangunan jembatan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Suka Makmur secara berkelanjutan.

Lebih dari itu, TMMD juga menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, seluruh sasaran pembangunan diharapkan dapat segera rampung dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang.