Dandim 0108/Aceh Tenggara Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju

Aceh Tenggara – Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., melaksanakan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berada di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (16/05/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditentukan.

 

Kegiatan peninjauan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman guna meningkatkan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dialami masyarakat di wilayah Kecamatan Ketambe dan sekitarnya.

 

Dalam kunjungannya, Dandim didampingi personel Koramil jajaran serta tim pelaksana pembangunan. Setibanya di lokasi, Letkol Czi Arya Murdyantoro langsung meninjau beberapa titik pengerjaan penting, mulai dari pembangunan pondasi utama, struktur penyangga jembatan, hingga persiapan pemasangan kabel sling baja yang menjadi komponen vital dalam konstruksi jembatan gantung tersebut.

 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan terus mengalami peningkatan secara bertahap. Meski demikian, Dandim tetap memberikan sejumlah arahan teknis kepada personel dan tim pelaksana agar pekerjaan pada bagian utama jembatan dapat dipercepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi dan faktor keamanan.

 

Fokus percepatan pekerjaan diarahkan pada penguatan pondasi, pembangunan tiang pilon, serta pemasangan sling baja guna mengejar target penyelesaian tepat waktu sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

 

Di sela kegiatan peninjauan, Letkol Czi Arya Murdyantoro menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat pedalaman, khususnya bagi warga Desa Kati Maju dan desa-desa di sekitarnya yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

 

“Keberadaan Jembatan Gantung Perintis ini sangat penting bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini nantinya juga akan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kegiatan sosial masyarakat,” ujar Dandim.

 

Ia menegaskan bahwa Kodim 0108/Aceh Tenggara akan terus berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah teritorial, terutama di daerah-daerah yang masih sulit dijangkau. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan lancar dan sesuai standar yang telah ditentukan. Saya juga telah menginstruksikan personel serta tim di lapangan agar terus meningkatkan koordinasi dan mempercepat pengerjaan pada struktur utama, mengingat kondisi cuaca sewaktu-waktu dapat berubah dan dapat mempengaruhi proses pembangunan,” tambahnya.

 

Selain meninjau progres pekerjaan, Dandim juga mengingatkan seluruh pekerja agar selalu mengutamakan faktor keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas konstruksi sehingga jembatan nantinya benar-benar aman, kokoh, dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

 

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan mampu membuka akses penghubung antarwilayah, khususnya antara Kecamatan Ketambe dengan wilayah Kecamatan Darul Hasanah. Dengan terbukanya akses transportasi yang lebih baik, distribusi hasil pertanian masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar, aktivitas perdagangan meningkat, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan dapat dijangkau dengan lebih mudah.

 

Masyarakat setempat pun menyambut baik pembangunan jembatan tersebut karena dinilai akan membawa perubahan besar terhadap kehidupan warga desa. Selama ini, masyarakat harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim penghujan yang kerap membahayakan keselamatan warga.

 

Salah seorang warga Desa Kati Maju, Bapak Chandra (40), mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan gantung tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan merupakan harapan besar bagi masyarakat yang selama ini menginginkan akses transportasi yang lebih aman dan mudah.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan pemerintah karena pembangunan jembatan ini memang sudah lama diharapkan masyarakat. Nantinya akses kami akan jauh lebih mudah, anak-anak pergi sekolah lebih aman, dan hasil pertanian juga bisa lebih cepat dibawa ke pasar,” ungkapnya.

 

Ia berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya warga di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Tenggara.

 

Melalui pembangunan jembatan tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Tenggara semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa. Kehadiran infrastruktur ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah demi terwujudnya kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga.