Aceh Timur – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berbagai sasaran fisik yang dikerjakan di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, kini memasuki tahapan-tahapan penting dan memperlihatkan hasil nyata yang semakin dirasakan masyarakat.
Memasuki awal Mei 2026, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat terus memaksimalkan seluruh pekerjaan di lapangan. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama yang mengiringi setiap proses pembangunan. Kehadiran program TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat pedesaan.
Salah satu sasaran prioritas yang terus dikebut adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada Minggu (03/05/2026), pembangunan RTLH milik Ibu Ruqaiyah memasuki tahap pemasangan seng atap dan plester dinding. Pemasangan atap dilakukan untuk memberikan perlindungan maksimal dari cuaca, sementara pekerjaan plester dinding bertujuan memperkuat struktur bangunan agar rumah menjadi lebih kokoh, aman, dan nyaman dihuni.
Keesokan harinya, Senin (04/05/2026), progres pembangunan rumah Ibu Ruqaiyah kembali menunjukkan perkembangan positif. Personel Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pengerjaan plaster dinding secara gotong royong. Tahapan ini menjadi bagian penting menuju proses finishing, sekaligus menandakan bahwa pembangunan rumah tersebut telah memasuki fase penyempurnaan.
Ibu Ruqaiyah mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Baginya, kehadiran TNI di tengah masyarakat telah membawa perubahan besar bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu membangun rumah kami. Semoga pekerjaan ini berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.
Selain RTLH milik Ibu Ruqaiyah, pembangunan rumah milik Ibu Cut Faridah juga menunjukkan progres yang signifikan. Pada Minggu (03/05/2026), bangunan rumah tersebut mulai menampakkan bentuk yang semakin jelas. Setiap tahapan pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan semangat kebersamaan.
Memasuki Senin (04/05/2026), pengerjaan rumah Ibu Cut Faridah berlanjut pada pemasangan tombak layar serta penimbunan lantai rumah. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memperkuat konstruksi bangunan sekaligus menyiapkan rumah menuju tahap akhir pengerjaan.
Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Cut Faridah menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Dulu saya hanya bisa berharap memiliki rumah yang lebih layak. Sekarang, berkat program TMMD, harapan itu mulai menjadi kenyataan. Saya sangat bersyukur,” tuturnya.
Tidak hanya sektor perumahan, pembangunan sarana pendidikan keagamaan juga menjadi perhatian serius dalam program TMMD kali ini. Pada Minggu (03/05/2026), pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Alue Canang memasuki tahap pemasangan struktur utama bangunan. Personel Satgas TMMD memfokuskan pekerjaan pada pemasangan tiang utama (saka), balok induk, serta ring balok sebagai fondasi penting dalam membentuk bangunan yang kokoh dan tahan lama.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Warga secara sukarela turut membantu pengangkutan material, penyiapan alat kerja, hingga mendukung proses pembangunan di lapangan. Kehadiran TPA tersebut sangat dinantikan masyarakat karena nantinya akan menjadi sarana pendidikan agama bagi anak-anak desa sekaligus pusat pembinaan karakter generasi muda.
Di sektor sanitasi, pembangunan MCK umum juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada Senin (04/05/2026), personel Satgas TMMD bersama warga terus melanjutkan pengerjaan pemasangan dinding, perapian bagian dalam, serta penyempurnaan konstruksi bangunan.
Pembangunan MCK ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Selain menghadirkan fasilitas sanitasi yang layak, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga. Suasana akrab dan penuh kebersamaan terlihat di sela-sela pekerjaan, di mana canda tawa menjadi energi yang menambah semangat di tengah teriknya matahari.
Sementara itu, sasaran pembukaan akses jalan penghubung Desa Alue Canang menuju Desa Jambo Labu juga telah memasuki tahap finishing. Hingga Senin (04/05/2026), personel Satgas TMMD fokus melakukan perapian badan jalan, pemadatan, serta penyempurnaan sisi kiri dan kanan jalan agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.
Perwira Pengawas (Pawas) TMMD, Lettu Inf Muslim, mengatakan bahwa pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting bagi mobilitas masyarakat.
“Memasuki tahap finishing ini, kami berharap jalan yang dibangun benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jalan ini bukan hanya menghubungkan antar desa, tetapi juga membuka akses ekonomi, memperlancar aktivitas pendidikan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan ini agar dapat digunakan dalam waktu yang lama,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan akses jalan tersebut. Selama ini, jalur penghubung antar desa kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Dengan hampir rampungnya pembangunan, warga berharap mobilitas orang, hasil pertanian, serta kegiatan sosial dapat berjalan lebih lancar.
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian, dan gotong royong di tengah masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD di Desa Alue Canang telah menghidupkan kembali harapan, menghadirkan optimisme baru, dan mempertegas kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Dengan semangat kerja tulus dan dedikasi tanpa henti, seluruh sasaran fisik yang dikerjakan diharapkan dapat segera rampung sesuai target, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang.




