logo
logo
Selamat Datang di Website Resmi Kodam Iskandar Muda

Peringati Milad Ke 14, Bintara PK XI Kodim 0105/Abar Gelar Baksos

Meulaboh. Dalam rangka peringati 14 tahun Comunitas Bintara PK XI tahun 2004 (COMBAT) jajaran Kodim 0105/Abar melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial menyalurkan bantuan berupa sembako ke Ponpes Raudhatul Mubaraqah Darul Munawwarah yang diterima langsung oleh Tgk. Dhia Huddin Senin (19/02/2018).

Serka Yudi Harianto selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan akan semakin menumbuhkan rasa kekompakkan sesama anggota Combat 2104, memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, serta sebagai wujud rasa syukur anggota Combat 2104 yang telah berbakti terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kurun waktu 14 tahun.

Kegiatan bhakti sosial di pesantren Dayah Raudathul Mubarokah yang berlokasi di Desa Seunebok Kec. Johan Pahlawan Kab. Abar tepatnya di depan Jasa Raharja Meulaboh.

Dalam kesempatan itu Combat 11 Kodim 0105/Abar memberikan bantuan berupa sembako kepada dayah Raudathul Mubarokah yaitu sebanyak 6 sak beras, 10 dus mie instan, 5 kg gula pasir, 1 dus minyak goreng, 10 papan telor dan 3 kg ikan asin.

Bantuan tersebut langsung diterima oleh pimpinan dayah yaitu Abu Waled yang juga disaksikan oleh seluruh santriwan dan santri wati yang ada di pasantren saat itu.

Sementara itu, Abu Waled menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian anggota Combat semoga bantuan tersebut sangat bermanfaat sekali bagi seluruh santri dan pesantren kami ini merupakan pesantren yang mengajarkan bagi siapa saja yang mau menuntut ilmu Allah bahkan setelah santri selesai menempuh pendidikan agama islam tidak ada ijazah yang diberikan karena bukan pesantren terpadu.

Anggota Combat 2104 PK 11 jajaran Kodim 0105/Abar berpesan kepada rekan rekan alumni angkatan untuk terus menjaga kekompakan dan terus berbuat membantu kepada sesama disetiap kesempatan.

Baca Juga:  16 Atlet Karate Kodam IM Siap Bertarung di Kejuaraan Karate Panglima TNI Cup-V

“Kami sangat mengaharapkan kepada semua pihak yang mempunyai kemudahan untuk membantu pesantren ini karena sebagain besar santri yang menuntut ilmu berasal dari kalangan kurang mampu, bahkan banyak anak-anak yatim piatu” ungkapnya.