Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menanggulangi hama burug pipit yang sudah mulai menyerang tanaman padi. Seperti yang dikatakan oleh Abdul (Petani/43 tahun), “Inilah salah satu upaya kami dalam menjaga dan merawat tanaman padi kami agar tidak sia-sia di saat panen nanti”.
Hama burung pipit tidak bisa dianggap enteng. Jika dibiarkan Ratusan bahkan Ribuan kawanan burung pipit akan menyerang biji padi.
Hal ini akan berakibat pada kerugian bagi petani itu sendiri. Di tempat yang sama Serda Anis Fuad mengimbuhkan, bahwa dirinya senantiasa berupaya berkomunikasi sosial dengan petani binaannya dalam hal pertanian. Katanya ia sering menyampaikan dan menawarkan bantuan kepada petani bilamana petani binaannya menemui kendala.
“Ini merupakan tugas dan tanggung jawab saya selaku Babinsa. Mendampingi, mengarahkan dan membantu langsung di lapangan sudah saya lakukan, dari awal pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan. Dan, kami akan bangga, bilamana petani berhasil dalam hasil panennya”, tandas Serda Anis Fuad.
