TNI dan Warga Bersinergi Pulihkan Akses Vital dengan membangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

Aceh Tenggara – Pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dipercepat sebagai upaya memulihkan akses vital masyarakat pasca kerusakan akibat banjir. Personel Babinsa jajaran Koramil 0108-03/Badar Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama Babinsa Posramil Darul Hasanah bahu-membahu dengan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan jembatan tersebut, Selasa (21/04/2026).

 

Di tengah berbagai kendala di lapangan, terutama faktor cuaca yang kerap diguyur hujan, pelaksanaan pembangunan tetap berjalan dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. Personel TNI bersama masyarakat terus mengoptimalkan waktu dan tenaga guna memastikan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

 

Peltu Dedi Cahyadi menyampaikan bahwa meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel di lapangan untuk terus melanjutkan pembangunan hingga tuntas. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat, sehingga percepatan pembangunan menjadi prioritas utama.

 

“Pembangunan jembatan gantung ini terus kami kebut meskipun terkendala cuaca. Semangat anggota dan masyarakat tetap tinggi karena kami menyadari betapa pentingnya jembatan ini sebagai akses utama warga,” ujarnya.

 

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat diterjang banjir, yang berdampak langsung terhadap terganggunya aktivitas warga, termasuk kegiatan ekonomi dan akses pendidikan.

 

Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antar desa bahkan antar kecamatan. Selain digunakan sebagai akses mobilitas masyarakat, jembatan ini juga menjadi jalur penting bagi para pelajar yang setiap hari melintasinya untuk menuju sekolah.

 

“Jembatan ini merupakan akses alternatif yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan adanya pembangunan kembali jembatan ini, kami berharap aktivitas warga dapat kembali normal dan berjalan lancar,” tambahnya.

 

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi salah satu faktor utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan. Selain itu, pembangunan jembatan gantung ini juga menjadi solusi sementara sambil menunggu kebijakan pemerintah terkait pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

 

Masyarakat Desa Kumbang Jaya menyambut baik percepatan pembangunan ini dan berharap jembatan tersebut segera dapat digunakan kembali. Mereka menilai kehadiran TNI sangat membantu dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus memberikan semangat dan rasa aman bagi warga.

 

Melalui sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat segera rampung dan kembali difungsikan sebagai akses utama warga. Upaya ini juga menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam mengatasi kesulitan masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.